Post Page Advertisement [Top]

 
TRIMATRANews | Pasaman (SUMBAR) — Bupati Pasaman Welly Suhery menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan bukanlah agenda seremonial tahunan semata, melainkan forum strategis untuk menentukan arah pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Welly Suhery saat membuka Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sekaligus Rembuk Stunting tingkat Kecamatan Padang Gelugur yang digelar di Aula Kantor Camat Padang Gelugur, Selasa (10/2).

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa Musrenbang harus menjadi ruang kolaboratif seluruh pemangku kepentingan untuk menyusun dan merumuskan program pembangunan skala prioritas, bukan sekadar formalitas penganggaran yang berulang setiap tahun.

Welly secara tegas meminta seluruh kecamatan dan nagari agar cermat memetakan usulan kegiatan pembangunan untuk tahun 2026, dengan mengedepankan kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar keinginan. Menurutnya, ketepatan dalam menentukan prioritas menjadi kunci efektivitas pembangunan daerah.

“Musrenbang ini adalah instrumen penting agar program pemerintah tepat sasaran. Kita tidak boleh terjebak pada rutinitas tahunan tanpa dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Welly di hadapan peserta forum.

Ia juga menginstruksikan jajaran kecamatan dan nagari untuk jeli dalam menyusun skala prioritas, mengingat keterbatasan anggaran daerah yang harus dibagi secara proporsional demi kepentingan publik yang paling mendesak dan berdampak luas.

Bupati Welly menekankan bahwa setiap usulan yang dibahas dalam Musrenbang kecamatan harus merupakan hasil penyaringan dari Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah (DURKP) nagari, sehingga benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat dari tingkat paling bawah.

“Kita harus mampu menyaring usulan yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Dengan sumber daya yang terbatas, penentuan skala prioritas menjadi kunci agar pembangunan tepat sasaran dan memberi hasil maksimal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Welly Suhery menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk terus mengembangkan potensi lokal, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga pengembangan energi panas bumi sebagai penggerak ekonomi daerah.

Menurutnya, integrasi antara usulan masyarakat dengan program unggulan daerah sangat penting untuk mempercepat terwujudnya visi Pasaman Bangkit yang berkarakter maju dan berkelanjutan, tanpa meninggalkan wilayah-wilayah pinggiran.

“Kami ingin memastikan setiap usulan dari bawah benar-benar mencerminkan kebutuhan riil warga. Musrenbang menjadi ruang untuk menyelaraskan visi besar kabupaten dengan realitas di lapangan,” kata Welly.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan pembangunan, mulai dari unsur pemerintah hingga tokoh masyarakat.

Kegiatan strategis tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pasaman Welly Suhery, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Salamat Simamora, para asisten, sejumlah kepala OPD, Kepala Bappeda Silfia Evayanti, para camat se-Kabupaten Pasaman, serta jajaran wali nagari se-Kecamatan Padang Gelugur, bersama unsur KUA, kepala sekolah, niniak mamak, bundo kanduang, dan alim ulama.

Sesuai jadwal yang disusun Bappeda Kabupaten Pasaman, rangkaian Musrenbang kecamatan ini berlangsung hingga 12 Februari 2026 dan difokuskan untuk merumuskan usulan pembangunan prioritas tahun anggaran 2027.

Musrenbang kecamatan menjadi forum penyelarasan dan klarifikasi atas usulan nagari agar terintegrasi dengan prioritas pembangunan daerah, dengan melibatkan pemerintah kecamatan, anggota DPRD dari daerah pemilihan terkait, serta delegasi nagari dari unsur pemerintah dan masyarakat.

# Andalusia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

Segenap wartawan & wartawati, Komisaris serta pemimpin Redaksi Trimatranews turut berduka cita atas bencana erupsi gunung Merapi Sumbar






.




Selamat datang di Cp 085319070835