TRIMATRANews | Pasaman (SUMBAR) —Bupati Pasaman, Welly Suhery, memimpin langsung Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam kunjungan ke Masjid Al Mukhlisin, Kotopanjang, Nagari Lansekkodok, Kecamatan Rao Selatan, Sabtu malam (28/2). Kehadiran orang nomor satu di Pasaman itu menjadi simbol kuat komitmen pemerintah daerah dalam merawat ukhuwah Islamiyah sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.
Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dan partisipatif. Di tengah suasana tarawih yang khusyuk, Bupati Welly menyampaikan arah kebijakan pembangunan daerah secara langsung kepada jamaah.
Bagi Welly Suhery, Safari Ramadhan adalah ruang pertemuan yang sarat makna. Selain memperkuat ikatan spiritual, kegiatan ini menjadi wadah dialog antara pemerintah dan masyarakat guna memastikan setiap kebijakan selaras dengan kebutuhan riil warga.
Ia hadir bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, jajaran BAZNAS Pasaman, Kepala Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping, Ustaz Ahmad Yani, serta perwakilan Bagian Kesra dan Prokopim Setda Pasaman. Kehadiran unsur lintas sektor tersebut menunjukkan sinergi kelembagaan dalam mendukung pembangunan berbasis nilai keagamaan.
Dalam sambutannya, Bupati Welly menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan kegiatan seremonial belaka. Menurutnya, momentum ini adalah instrumen strategis untuk menyampaikan visi besar pembangunan Pasaman sekaligus mendengar aspirasi masyarakat secara langsung.
Menurutnya, keterbukaan informasi dan dukungan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah. Pemerintah, tegas Welly, tidak dapat bekerja sendiri tanpa partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Visi “Pasaman Bangkit yang Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan” kembali ditegaskannya di hadapan jamaah. Visi tersebut menjadi fondasi arah pembangunan lima tahun ke depan yang berorientasi pada keseimbangan antara kemajuan fisik, penguatan moral, dan keberlanjutan lingkungan.
Welly menjelaskan bahwa visi tersebut diterjemahkan dalam 10 program unggulan (Progul) yang dirancang untuk menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat Pasaman. Program-program itu mencakup penguatan sektor keagamaan, pendidikan, ekonomi kerakyatan, pelayanan publik, hingga pembangunan karakter generasi muda.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan 10 Progul tersebut sangat bergantung pada dukungan kolektif masyarakat. Partisipasi warga dalam menjaga stabilitas sosial, mendukung kebijakan, serta aktif dalam pembangunan menjadi faktor penting dalam mewujudkan Pasaman Bangkit.
Di hadapan jamaah, Welly juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan kebersamaan, terutama di bulan suci Ramadhan. Nilai-nilai kesabaran, kepedulian, dan solidaritas sosial dinilainya sebagai fondasi utama membangun daerah yang kokoh.
Momentum Ramadhan, lanjutnya, harus dimanfaatkan sebagai sarana introspeksi sekaligus penguatan integritas. Pemerintah daerah berkomitmen memastikan pembangunan berjalan seiring dengan nilai-nilai religius dan karakter masyarakat Pasaman.
Pada kesempatan itu, Bupati Welly Suhery menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Al Mukhlisin Koto Panjang sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan keagamaan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang operasional dan peningkatan sarana ibadah masjid.
Safari Ramadhan di Rao Selatan pun disambut hangat masyarakat yang memadati masjid untuk melaksanakan salat tarawih berjamaah. Antusiasme jamaah mencerminkan harapan besar terhadap kepemimpinan Bupati Welly Suhery dalam membawa Pasaman menuju kemajuan yang inklusif dan berkelanjutan.
# Andalusia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar