Post Page Advertisement [Top]

 
TRIMATRANews | Jakarta Selatan,  – Komitmen memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu kembali ditegaskan Bupati Pasaman, Welly Suhery. Bersama Wakil Bupati H. Parulian, ia melakukan pertemuan langsung dengan Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, di kediaman resmi Menteri di kawasan Widya Candra, Jakarta Selatan, Minggu (26/4/2026).

Pertemuan yang berlangsung di hari libur tersebut dimanfaatkan secara maksimal oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk memperjuangkan program strategis, khususnya pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah Pasaman.

Dalam kesempatan itu, Bupati Welly secara langsung menyerahkan proposal pembangunan Sekolah Rakyat kepada Menteri Sosial sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memperjuangkan pendidikan inklusif bagi masyarakat prasejahtera.

Selain membahas pembangunan Sekolah Rakyat, pertemuan tersebut juga menjadi ajang koordinasi terkait validasi dan pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) bagi penerima bantuan sosial di Kabupaten Pasaman.

“Pertemuan ini kami manfaatkan untuk menyerahkan usulan resmi sekaligus mematangkan proposal Sekolah Rakyat. Alhamdulillah, kami disambut langsung oleh Bapak Menteri di kediamannya,” ujar Welly Suhery.

Ia menegaskan bahwa momentum tersebut menjadi peluang penting untuk menghadirkan program nyata dari pemerintah pusat bagi masyarakat Pasaman, terutama dalam sektor pendidikan dan penanggulangan kemiskinan.

Menurut Welly, Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pendidikan yang dirancang khusus untuk menjangkau anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Pasaman.

Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pasaman, serta sejumlah pihak terkait yang ikut mendampingi Bupati.

Sebagai bentuk kesiapan daerah, Bupati Welly juga melaporkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasaman telah menyiapkan sejumlah lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

Beberapa lokasi yang telah dipersiapkan di antaranya berada di Nagari Tanjung Baringin, Kecamatan Lubuk Sikaping, serta di wilayah Kecamatan Dua Koto, Mapat Tunggul, dan Rao Utara.

Lahan-lahan tersebut direncanakan menjadi pusat kegiatan belajar mengajar bagi anak-anak yang selama ini mengalami keterbatasan akses pendidikan akibat faktor ekonomi.

Welly menjelaskan, saat ini proses penyiapan lahan tengah memasuki tahap finalisasi kajian teknis yang dilakukan oleh tim pemerintah daerah bersama Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Pasaman.

Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan seluruh aspek legalitas lahan terpenuhi sebelum proses pembangunan fisik oleh pemerintah pusat dapat direalisasikan.

“Penyiapan lahan ini menjadi bagian krusial. Kami pastikan bahwa dari sisi ketersediaan lahan, Pasaman sudah siap,” tegas Welly.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas respon positif yang diberikan oleh Menteri Sosial terhadap usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Pasaman.

Menurutnya, Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan, tetapi juga solusi jangka panjang dalam upaya pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri dan berdaya saing.

“Ini adalah bentuk komitmen nyata agar seluruh lapisan masyarakat, terutama keluarga prasejahtera, mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas,” ungkapnya.

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dan pemerintah daerah dalam upaya menekan angka kemiskinan.

Melalui program ini, diharapkan anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki kesempatan yang setara dalam memperoleh pendidikan, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan.

# Andalusia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

Segenap wartawan & wartawati, Komisaris serta pemimpin Redaksi Trimatranews turut berduka cita atas bencana erupsi gunung Merapi Sumbar






.




Selamat datang di Cp 085319070835