Post Page Advertisement [Top]

 
TRIMATRANews | Padang (SUMBAR) — Gelombang solidaritas antardaerah kembali menguat ketika sejumlah pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Utara serta Sumatera Barat menyatakan komitmennya menyalurkan bantuan keuangan bagi wilayah terdampak bencana di Aceh. Dukungan tersebut diwujudkan dalam skema hibah melalui tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong lintas wilayah masih terjaga, terutama dalam menghadapi situasi darurat kebencanaan. Pemerintah daerah dari dua provinsi besar di Pulau Sumatera tersebut bergerak cepat menyusun alokasi anggaran untuk membantu percepatan pemulihan di Aceh.
Dari Sumatera Utara, sebanyak delapan kabupaten dan kota telah menyatakan kesediaannya memberikan bantuan hibah. Total tambahan TKD yang disiapkan mencapai Rp2.465,56 miliar, dengan alokasi khusus bantuan keuangan sebesar Rp260 miliar untuk daerah terdampak.

Daerah pemberi hibah dari Sumatera Utara meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Simalungun, Asahan, Serdang Bedagai, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Utara, serta Labuhan Batu. Keterlibatan mereka mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam merespons dampak bencana secara kolektif.

Bantuan tersebut akan disalurkan kepada delapan kabupaten/kota di Aceh, yakni Aceh Tamiang dan Aceh Timur masing-masing menerima Rp50 miliar. Sementara itu, Aceh Utara dan Aceh Barat masing-masing memperoleh Rp30 miliar.

Selanjutnya, daerah seperti Pidie Jaya, Pidie, Bener Meriah, dan Gayo Lues masing-masing mendapatkan alokasi sebesar Rp25 miliar. Seluruh penerima bantuan telah melengkapi persyaratan administratif, termasuk surat pernyataan sebagai dasar pencairan dana hibah.

Sementara itu, kontribusi dari Sumatera Barat juga tidak kalah signifikan. Sebanyak 15 kabupaten dan kota di provinsi ini mengajukan bantuan keuangan dengan total tambahan TKD sebesar Rp1.698,58 miliar dan total usulan bantuan mencapai Rp28 miliar.

Keputusan tersebut merupakan hasil rapat internal antara Menteri Dalam Negeri dan seluruh kepala daerah se-Sumatera Barat yang dilaksanakan pada 25 April 2026. Forum tersebut menjadi ruang koordinasi strategis dalam merumuskan langkah konkret membantu Aceh.

Daerah pemberi hibah dari Sumatera Barat meliputi Kota Pariaman, Sawahlunto, Solok, Sijunjung, serta Kabupaten Pesisir Selatan, Dharmasraya, Padang, Solok Selatan, Padang Panjang, Bukittinggi, Pasaman Barat, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, dan Kepulauan Mentawai.

Namun demikian, perlu ditegaskan bahwa Kabupaten Pasaman tidak termasuk dalam daftar daerah penerima bantuan hibah bencana ini. Pasaman juga tidak tercatat sebagai penerima alokasi dana, melainkan hanya berada dalam lingkup provinsi yang turut berkontribusi melalui daerah-daerah pemberi bantuan.

Dalam skema bantuan dari Sumatera Barat, besaran dana yang disalurkan bervariasi antara Rp1 miliar hingga Rp5 miliar per daerah. Pola distribusi ini disesuaikan dengan kapasitas fiskal masing-masing daerah serta kebutuhan prioritas di wilayah terdampak.

Bantuan keuangan tersebut diarahkan untuk mendukung proses pemulihan pascabencana di Aceh, termasuk pembangunan kembali infrastruktur, pemulihan layanan publik, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak langsung.

Kolaborasi lintas provinsi ini diharapkan tidak hanya mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi, tetapi juga memperkuat ikatan solidaritas antarwilayah di Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan kebencanaan ke depan.

# Red

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

Segenap wartawan & wartawati, Komisaris serta pemimpin Redaksi Trimatranews turut berduka cita atas bencana erupsi gunung Merapi Sumbar






.




Selamat datang di Cp 085319070835