TRIMATRANews | pasaman (SUMBAR) — Kehadiran Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, di Kabupaten Pasaman pada Selasa (26/5/2026) menjadi momen penuh haru dan kebanggaan bagi masyarakat. Kunjungan kerja sekaligus silaturahmi yang dilakukan hingga menembus wilayah terpencil Nagari Muaro Sungai Lolo itu disambut luar biasa oleh warga, Camat, serta para Wali Nagari yang telah lama menantikan perhatian langsung dari pemerintah provinsi.
Dalam agenda tersebut, Vasco Ruseimy hadir didampingi Ketua Fraksi Partai Gerindra Sumatera Barat, Khairuddin Simanjuntak, bersama rombongan unsur pimpinan tingkat provinsi lainnya. Kehadiran mereka membawa suasana hangat dan penuh kedekatan, terutama karena rombongan memilih datang langsung ke tengah masyarakat hingga ke daerah yang cukup jauh dari pusat pemerintahan.
Sejak rombongan tiba, masyarakat tampak antusias menyambut kedatangan pemimpin mereka. Warga berjejer di sepanjang jalan, menyalami rombongan dengan penuh rasa hormat dan kebahagiaan. Sambutan hangat itu menjadi gambaran betapa besar harapan masyarakat terhadap perhatian dan kepedulian pemerintah kepada daerah-daerah pelosok.
Jajaran pemerintah kecamatan dan nagari pun turut menunjukkan rasa syukur atas kunjungan tersebut. Kehadiran Wakil Gubernur beserta rombongan dinilai bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang berada jauh dari pusat kota dan akses pembangunan.
Salah seorang Camat yang hadir dalam penyambutan menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Vasco Ruseimy dan Khairuddin Simanjuntak di wilayah mereka. Menurutnya, kunjungan itu memberi semangat baru sekaligus memperlihatkan bahwa pemerintah provinsi benar-benar hadir untuk seluruh masyarakat tanpa membedakan wilayah.
“Kami dari jajaran pemerintah kecamatan bersama para Wali Nagari menyambut dengan hati yang sangat gembira. Terima kasih sebesar-besarnya karena Bapak Wakil Gubernur dan rombongan telah menyempatkan hadir langsung ke daerah kami. Ini bentuk perhatian luar biasa yang sangat berarti bagi masyarakat Pasaman,” ungkapnya penuh haru.
Tidak hanya berhenti di pusat keramaian, Vasco Ruseimy bersama Khairuddin Simanjuntak juga melanjutkan perjalanan menuju wilayah yang lebih jauh lagi hingga ke Nagari Sungai Lolo. Langkah tersebut dinilai masyarakat sebagai bukti kesungguhan pemerintah untuk melihat langsung kondisi masyarakat di pelosok daerah.
Di sepanjang perjalanan, rombongan terlihat aktif menyapa warga, berdialog, dan mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat. Kehangatan suasana terasa begitu kuat ketika warga dapat berinteraksi langsung dengan para pemimpin daerah yang selama ini hanya mereka lihat melalui media atau pemberitaan.
Bagi masyarakat setempat, kunjungan langsung seperti ini memiliki makna besar. Kehadiran pemimpin di tengah masyarakat dianggap mampu membangun kedekatan emosional sekaligus memperkuat rasa kebersamaan antara pemerintah dan rakyat.
Warga Nagari Muaro Sungai Lolo mengaku bangga karena daerah mereka mendapat perhatian langsung dari pemerintah provinsi. Mereka berharap kunjungan tersebut menjadi awal dari semakin banyaknya pembangunan dan perhatian yang diberikan kepada wilayah-wilayah terpencil di Pasaman.
Kehadiran Vasco Ruseimy dan Khairuddin Simanjuntak juga dinilai membawa pesan penting tentang pemerataan pembangunan. Bahwa kemajuan Sumatera Barat tidak hanya berfokus pada wilayah perkotaan, tetapi juga harus menyentuh masyarakat yang berada di ujung-ujung daerah.
Momentum kunjungan itu sekaligus memperlihatkan eratnya hubungan antara pemerintah provinsi dengan masyarakat Pasaman. Kehangatan yang tercipta selama kegiatan berlangsung menjadi simbol bahwa komunikasi antara pemimpin dan rakyat tetap terjalin dengan baik.
Masyarakat berharap perhatian seperti ini terus berlanjut di masa mendatang. Mereka ingin agar aspirasi dan kebutuhan daerah terpencil tetap menjadi prioritas sehingga pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Kunjungan kerja Wakil Gubernur Sumatera Barat bersama Khairuddin Simanjuntak ke Pasaman akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda pemerintahan. Kehadiran mereka menjelma menjadi simbol kepedulian, kedekatan, dan komitmen untuk terus membangun Sumatera Barat hingga ke pelosok negeri, memastikan tidak ada masyarakat yang merasa ditinggalkan dalam perjalanan pembangunan daerah.
# Andalusia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar