TRIMATRANews | Pasaman (SUMBAR) — Pemerintah Kabupaten Pasaman terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan sekaligus menciptakan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Komitmen tersebut terlihat dalam pelaksanaan Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Selasa, 5 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan penerimaan murid baru agar berjalan tertib, profesional, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Pemerintah daerah juga ingin memastikan seluruh proses penerimaan peserta didik berlangsung terbuka serta memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh masyarakat.
Dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut datang dari Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Nelfri Asfandi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga oleh seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah, sekolah hingga masyarakat.
Menurut Nelfri Asfandi, proses penerimaan murid baru merupakan tahapan penting yang sangat menentukan masa depan pendidikan daerah. Karena itu, pelaksanaannya wajib mengedepankan prinsip keadilan, keterbukaan, dan bebas dari segala bentuk diskriminasi maupun kepentingan tertentu.
Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak yang terlibat memahami secara menyeluruh mekanisme serta ketentuan yang telah ditetapkan dalam sistem penerimaan murid baru tahun 2026. Pemahaman yang baik dinilai penting guna mencegah munculnya persoalan maupun polemik di tengah masyarakat.
“SPMB harus menjadi sistem yang mampu mewujudkan pemerataan akses pendidikan, sekaligus mencegah munculnya berbagai permasalahan di tengah masyarakat. Seluruh prosesnya wajib berjalan jujur, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Nelfri Asfandi di hadapan peserta sosialisasi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Pasaman Welly Suheri, unsur Forkopimda, jajaran Dinas Pendidikan, kepala sekolah, pengawas pendidikan, operator sekolah, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Pasaman.
Suasana sosialisasi berlangsung aktif dan penuh antusiasme. Para peserta terlihat serius mengikuti pemaparan terkait aturan terbaru SPMB, jalur penerimaan, tata cara pendaftaran, hingga teknis pelaksanaan yang akan diterapkan pada tahun ajaran mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi bertujuan memastikan seluruh satuan pendidikan memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam proses penerimaan murid baru. Dengan demikian, setiap tahapan diharapkan berjalan lancar, tertib, serta terhindar dari berbagai bentuk penyimpangan.
Selain itu, pemerintah daerah juga ingin membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan melalui proses penerimaan yang bersih dan akuntabel. Transparansi dianggap menjadi kunci utama agar masyarakat merasa mendapatkan pelayanan yang adil dan setara.
Perhatian yang diberikan DPRD Kabupaten Pasaman terhadap sektor pendidikan dinilai menjadi energi positif bagi seluruh insan pendidikan di daerah tersebut. Pengawasan dan dukungan legislatif diharapkan mampu memperkuat kualitas layanan pendidikan serta memastikan kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pasaman berharap pelaksanaan SPMB Tahun 2026 nantinya dapat berlangsung sukses tanpa hambatan berarti. Seluruh calon peserta didik diharapkan memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan yang layak dan berkualitas.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, aparat penegak hukum, tenaga pendidik, serta masyarakat, cita-cita menciptakan sistem pendidikan yang maju, merata, dan berintegritas di Kabupaten Pasaman diyakini dapat terus diwujudkan demi masa depan generasi muda yang lebih baik.
# Andalusia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar