TRIMATRANews | Pasaman (SUMBAR) — Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti prosesi pelepasan 193 Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Pasaman tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Masjid Agung Pasaman Islamic Center, Minggu (3/5). Ratusan keluarga yang hadir tampak tak kuasa menahan rasa haru saat melepas keberangkatan para tamu Allah menuju Tanah Suci.
Kegiatan pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, yang hadir bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, serta masyarakat yang turut memberikan doa dan dukungan kepada para jemaah.
Dalam sambutannya, Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan nikmat luar biasa sekaligus panggilan istimewa dari Allah SWT yang tidak semua orang bisa merasakannya. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Ia juga berpesan kepada seluruh jemaah untuk menjaga niat dan keikhlasan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Menurutnya, kekuatan spiritual menjadi kunci utama dalam meraih kesempurnaan ibadah haji yang mabrur.
Selain itu, aspek kesehatan menjadi perhatian serius yang ditekankan oleh Bupati. Ia meminta para jemaah untuk menjaga kondisi fisik, mengingat perbedaan cuaca yang cukup ekstrem antara Indonesia dan Arab Saudi.
“Kondisi cuaca di Tanah Suci berbeda dengan di daerah kita. Oleh karena itu, jaga kesehatan, perbanyak istirahat, dan ikuti arahan petugas agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan lancar,” ujar Welly.
Tidak hanya itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan saling membantu antarjemaah. Ia menilai solidaritas menjadi kekuatan besar dalam menghadapi berbagai tantangan selama menjalankan ibadah haji.
Dalam momen penuh makna tersebut, Welly Suhery turut menitipkan doa kepada para jemaah untuk Kabupaten Pasaman. Ia berharap para jemaah mendoakan agar daerah tersebut terus berkembang dan masyarakatnya semakin sejahtera.
“Titip doa untuk Pasaman agar semakin kompak, maju, dan mampu mewujudkan Pasaman Bangkit yang berkelanjutan,” ucapnya dengan penuh harap.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Pasaman yang juga bertindak sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Rizal, menyampaikan bahwa seluruh jemaah telah melalui berbagai tahapan persiapan sebelum keberangkatan.
Ia menjelaskan bahwa para jemaah telah mengikuti manasik haji secara intensif, menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, serta mendapatkan vaksinasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pasaman juga telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran perjalanan para jemaah, mulai dari transportasi, pendampingan, layanan kesehatan hingga konsumsi.
Rizal menambahkan bahwa para jemaah tergabung dalam Kloter 10 yang dipimpin oleh Busra Nazir. Dalam pelaksanaannya, jemaah juga didampingi oleh pembimbing ibadah H. Asrul serta tim tenaga kesehatan yang terdiri dari Titania, Yuliska, dan Syafliadi.
Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, khusyuk, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.
Prosesi pelepasan ini tidak hanya menjadi seremoni keberangkatan, tetapi juga momentum spiritual yang memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam bingkai keimanan dan harapan bersama.
# Andalusia





Tidak ada komentar:
Posting Komentar