TRIMATRANews | Pasaman (SUMBAR) — Semangat baru dunia olahraga karate di Kabupaten Pasaman mulai terlihat setelah pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia atau FORKI Kabupaten Pasaman yang berlangsung sukses di Edotel SMKN 1 Lubuk Sikaping pada Minggu, 10 Mei 2026. Dalam forum organisasi tersebut, Tirtho Edi resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua FORKI Pasaman periode 2026–2030.
Proses pemilihan berlangsung kondusif dan penuh semangat kekeluargaan. Penetapan Tirtho Edi dilakukan setelah dua bakal calon lainnya memutuskan mengundurkan diri dari tahapan pemilihan, sehingga forum Muscab secara bulat memberikan mandat kepemimpinan kepada dirinya untuk menakhodai organisasi karate tersebut selama empat tahun ke depan.
Pelaksanaan Muscab sendiri merupakan bagian dari agenda organisasi yang telah dipersiapkan sesuai mekanisme dan aturan internal FORKI. Tahapan penjaringan calon ketua sebelumnya telah dibuka secara resmi dengan mengacu pada Surat Keputusan Ketua Umum Pengurus Provinsi FORKI Sumatera Barat mengenai perpanjangan masa bakti kepengurusan.
Momentum terpilihnya ketua baru FORKI Pasaman langsung diikuti dengan agenda strategis lain yang tak kalah penting. Jajaran pengurus FORKI Sumatera Barat segera melakukan koordinasi bersama pengurus kabupaten terkait persiapan pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) tingkat provinsi yang direncanakan digelar di Kabupaten Pasaman.
Kegiatan koordinasi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Kabupaten Pasaman akan menjadi salah satu pusat perhatian olahraga karate di Sumatera Barat pada tahun 2026. Sejumlah persiapan awal mulai dilakukan, termasuk survei lokasi arena pertandingan dan pembentukan tim teknis pelaksana kegiatan.
Kepala Bidang Pertandingan FORKI Sumbar, Yan Stevensen, menyampaikan bahwa tim FORKI Sumbar langsung bergerak cepat pada hari yang sama untuk memastikan kesiapan lokasi yang akan digunakan sebagai arena pertandingan Kejurda.
Menurut Yan, Ketua Umum FORKI Sumbar, Kahiruddin Simanjuntak, memiliki komitmen besar agar kejuaraan tingkat provinsi tersebut dapat dilaksanakan di kampung halamannya, Kabupaten Pasaman. Keinginan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui rapat koordinasi dan pembentukan panitia pelaksana Kejurda FORKI Sumbar Piala Ketua Umum Sumbar.
Rencana pelaksanaan Kejurda di Lubuk Sikaping pun mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Selain menjadi ajang pembinaan atlet karate, kegiatan tersebut dinilai mampu memberikan dampak ekonomi dan promosi daerah melalui kedatangan kontingen dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Di sisi lain, kepemimpinan baru FORKI Pasaman diharapkan mampu menghadirkan pembaruan dalam tata kelola organisasi serta meningkatkan prestasi atlet karate daerah. Harapan tersebut mengemuka seiring besarnya antusiasme insan karate Pasaman terhadap keberlangsungan pembinaan atlet usia dini maupun senior.
Ketua terpilih, Tirtho Edi, menegaskan bahwa dirinya siap melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan sebelumnya. Menurutnya, pembenahan manajemen organisasi menjadi langkah penting untuk menciptakan FORKI Pasaman yang lebih profesional dan solid.
Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan teknis dalam setiap event olahraga, termasuk peningkatan koordinasi panitia, pelatih, dan atlet agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan maksimal dan memberikan hasil terbaik bagi dunia karate Pasaman.
Selain pembinaan organisasi, Tirtho Edi menargetkan terciptanya kekompakan antarperguruan karate di bawah naungan FORKI Pasaman. Ia berharap seluruh elemen dapat bersatu mendukung program pembinaan demi melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Dengan kepengurusan baru serta persiapan Kejurda yang mulai dimatangkan, FORKI Pasaman kini memasuki babak baru penuh optimisme. Kabupaten Pasaman pun bersiap menjadi tuan rumah ajang karate bergengsi tingkat Sumatera Barat yang diharapkan mampu melahirkan semangat sportivitas, prestasi, dan persatuan di kalangan atlet muda.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar