TRIMATRANews | Pasaman (SUMBAR) — Suasana duka menyelimuti Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, setelah kabar wafatnya salah seorang tokoh adat sekaligus ninik mamak yang dihormati masyarakat, Good and Happy Raja Gadumbang, tersebar di tengah warga pada Rabu (27/5/2026).
Almarhum menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 14.00 WIB di kediamannya yang berada di kawasan Silang Empat, Nagari Cubadak Barat. Kabar tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang rasa kehilangan mendalam dari keluarga besar, kerabat, sahabat, hingga masyarakat yang mengenal sosok beliau selama hidupnya.
Di mata masyarakat, almarhum dikenal sebagai pribadi yang bijaksana, tenang, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sosial maupun adat istiadat di kampung halamannya. Kehadirannya selama ini menjadi tempat bertanya dan meminta nasihat bagi banyak kalangan.
Sebagai ninik mamak, almarhum juga dikenal aktif menjaga nilai-nilai adat dan mempererat hubungan kekeluargaan di tengah masyarakat. Sosoknya dihormati lintas generasi karena ketulusan serta sikapnya yang selalu mengedepankan musyawarah dan kebersamaan.
Kepergian beliau meninggalkan kesedihan mendalam, terutama bagi keluarga besar dan masyarakat Nagari Cubadak Barat yang selama ini merasakan langsung perhatian dan kebaikan almarhum dalam kehidupan sehari-hari.
Ucapan belasungkawa terus berdatangan dari berbagai kalangan masyarakat Pasaman. Banyak warga mengenang almarhum sebagai figur yang sederhana, ramah, dan memiliki komitmen kuat menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat.
Dalam doa bersama yang dipanjatkan keluarga dan masyarakat, almarhum didoakan agar seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT serta segala khilaf dan kesalahan semasa hidup mendapatkan ampunan.
Masyarakat juga berharap agar almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT serta mendapatkan kemuliaan dan ketenangan di alam kuburnya.
Sementara itu, kepada keluarga yang ditinggalkan, masyarakat turut menyampaikan doa agar diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
Momentum duka ini juga menjadi pengingat akan besarnya arti kebersamaan dan pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan sebagaimana yang selama ini dicontohkan oleh almarhum kepada masyarakat sekitar.
Bagi warga Dua Koto, nama Good and Happy Raja Gadumbang bukan hanya dikenal sebagai ninik mamak, tetapi juga sebagai sosok sahabat dan penyejuk di tengah kehidupan masyarakat.
Kenangan tentang nasihat, perhatian, dan kebaikan beliau dipastikan akan terus hidup dalam ingatan keluarga maupun masyarakat yang pernah dekat dan mengenal sosok almarhum semasa hidupnya.
Kepergian beliau menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Pasaman, khususnya Nagari Cubadak Barat. Namun segala jasa, keteladanan, dan nilai-nilai kebaikan yang diwariskan diyakini akan terus menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.
# Andalusia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar