Post Page Advertisement [Top]

 
TRIMATRANews | PASAMAN, 17 JUNI 2026 – Menindaklanjuti laporan yang disampaikan warga dua hari sebelumnya, gabungan pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat dan wartawan yang tergabung dalam Perkumpulan LSM & Wartawan Duokoto mengambil langkah tegas terhadap satu unit alat berat ekskavator tipe PC‑130. Alat tersebut diduga telah beroperasi dan berencana melanjutkan kegiatan pertambangan tanpa izin di kawasan Kampung Sinabuan Pambaloan, Kecamatan Duokoto, Kabupaten Pasaman. Tindakan dilakukan pada Rabu siang, 17 Juni 2026.
 
Berangkat dari posko di Pertigaan Andilan di bawah pimpinan M. Aliasman didampingi tujuh anggota, tim menempuh perjalanan kaki selama kurang lebih tiga jam menembus jalur hutan lebat untuk menjangkau lokasi yang terpencil dan jarang berpenghuni. Sebelum bertindak, koordinasi telah dilakukan dengan pihak Ninik Mamak, Pemuda, serta pemangku hak ulayat setempat agar langkah yang diambil sejalan dengan tata kelola wilayah adat.
 
Sesampainya di lokasi, tim langsung memerintahkan pengemudi dan petugas yang sedang memperbaiki ekskavator tersebut untuk segera menghentikan pekerjaan dan meninggalkan kawasan kampung. Sekitar pukul 15.30 WIB, seluruh rombongan telah kembali dengan selamat keluar dari kawasan hutan, sebagaimana dikonfirmasi langsung oleh M. Aliasman kepada awak media.
 
Zulhaimi, selaku Ninik Mamak wilayah Sinabuan, dan Tori, Wakil Ketua Pemuda setempat, menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada para pegiat. Tindakan cepat dan tegas dinilai sangat membantu melindungi wilayah kampung dari gangguan dan kerusakan lingkungan akibat aktivitas penambangan liar.
 
Sementara itu, Ed, Sekretaris Perkumpulan LSM & Wartawan Duokoto, menjelaskan maksud dan tujuan tindakan tersebut:
 
“Langkah ini kami ambil semata‑mata untuk mencegah timbulnya konflik antarwarga, sekaligus menghentikan kerusakan alam yang makin meluas akibat kegiatan pertambangan tanpa izin.”
 
Mengenai informasi adanya keterlibatan warga berinisial NSN, Ed menjelaskan bahwa yang bersangkutan adalah warga asli Duokoto yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan masyarakat setempat. Ke depannya pihaknya akan memperjelas masalah ini lewat koordinasi resmi dengan Kepolisian dan Pemerintah Nagari, serta berkomitmen penuh menjaga agar wilayah Kecamatan Duokoto tetap bersih dan bebas dari segala bentuk penambangan yang melanggar hukum.
#Andalusia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

Segenap wartawan & wartawati, Komisaris serta pemimpin Redaksi Trimatranews turut berduka cita atas bencana erupsi gunung Merapi Sumbar






.




Selamat datang di Cp 085319070835