TRIMATRANews | Padang – Keselamatan berlalu lintas tidak hanya ditentukan oleh kepatuhan terhadap rambu dan aturan, tetapi juga oleh kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap pengendara. Berangkat dari semangat tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat kembali menggencarkan kampanye edukasi keselamatan dengan mengajak masyarakat menghentikan kebiasaan merokok saat mengemudikan kendaraan.
Melalui kampanye bertajuk "Tidak Merokok Saat Berkendara, Fokus di Jalan Itu Gaya yang Keren", Ditlantas Polda Sumbar mengingatkan bahwa berkendara membutuhkan perhatian penuh. Pesan ini menjadi bagian dari komitmen Polantas Presisi dalam membangun budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
Kampanye tersebut mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih mengutamakan konsentrasi selama perjalanan. Aktivitas yang tampak sepele, seperti menyalakan rokok, memegang rokok, membuang abu, hingga melempar puntung rokok, dinilai dapat mengurangi fokus pengemudi dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
Dalam kondisi lalu lintas yang padat, kehilangan konsentrasi hanya beberapa detik saja dapat membawa dampak yang fatal. Pengemudi yang perhatiannya teralihkan akan lebih lambat merespons situasi darurat, mulai dari kendaraan yang tiba-tiba berhenti hingga munculnya pejalan kaki atau pengendara lain di depan kendaraan.
Selain membahayakan diri sendiri, kebiasaan membuang puntung rokok dari dalam kendaraan yang sedang melaju juga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya. Bara api maupun puntung rokok yang masih menyala berpotensi mengenai wajah atau tubuh pengendara sepeda motor di belakang sehingga memicu kecelakaan yang sebenarnya dapat dicegah.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya selalu diawali dari kedisiplinan setiap individu. Menurutnya, perubahan budaya berlalu lintas harus dimulai dari kebiasaan kecil yang mencerminkan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
"Kampanye ini bertujuan mengingatkan masyarakat bahwa berkendara membutuhkan konsentrasi penuh. Merokok saat mengemudi memang sering dianggap hal biasa, tetapi aktivitas tersebut dapat mengurangi fokus dan meningkatkan risiko kecelakaan. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan," ujar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq.
Ia menjelaskan bahwa edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu langkah preventif yang terus diperkuat Ditlantas Polda Sumbar dalam upaya menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai pendekatan yang lebih komunikatif dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.
Menurut Kombes Pol. Reza, budaya tertib berlalu lintas bukan hanya diwujudkan melalui kepatuhan terhadap aturan hukum, tetapi juga dengan menghindari berbagai aktivitas yang dapat mengganggu konsentrasi selama mengemudi. Kesadaran inilah yang diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan positif di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, setiap pengemudi maupun pengendara diharapkan mampu mengendalikan diri serta menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan yang melekat dalam setiap perjalanan, bukan sekadar kewajiban untuk menghindari sanksi.
"Kami berharap masyarakat Sumatera Barat semakin sadar bahwa fokus saat berkendara adalah bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain. Mari kita hentikan kebiasaan merokok saat berkendara, utamakan konsentrasi, patuhi aturan lalu lintas, sehingga setiap perjalanan dapat berlangsung dengan aman dan selamat sampai tujuan," tambahnya.
Ditlantas Polda Sumbar juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari komunitas otomotif, pelajar, mahasiswa, hingga keluarga untuk bersama-sama membangun budaya berlalu lintas yang lebih baik. Kampanye keselamatan akan terus digencarkan melalui media sosial, edukasi langsung kepada masyarakat, serta berbagai kegiatan preventif dengan semangat #SEPAKAT (Selamat, Patuh, dan Taat) sebagai pengingat bahwa fokus saat berkendara adalah kunci utama menuju perjalanan yang aman, tertib, lancar, dan kembali ke rumah dengan selamat.
#Tim|Red|Hp




Tidak ada komentar:
Posting Komentar