Kegiatan yang diikuti seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Pasaman Barat tersebut menjadi forum penting untuk menilai kinerja satuan serta menguji kesiapan personel di tengah potensi meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat pada periode akhir tahun.
Dalam arahannya, AKBP Agung Tribawanto menekankan bahwa setiap evaluasi tidak boleh berhenti pada laporan administratif, tetapi harus melahirkan langkah konkret yang dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Program Quick Wins Presisi, menurut Kapolres Pasaman Barat, harus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan, dengan indikator utama berupa kecepatan merespons laporan warga, ketepatan pengambilan keputusan, serta profesionalisme anggota di lapangan.
Fokus utama Anev kali ini diarahkan pada kesiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru yang secara historis selalu diiringi potensi kerawanan, baik terkait keamanan dan ketertiban masyarakat maupun keselamatan berlalu lintas.
Seluruh satuan fungsi diminta melakukan pemetaan wilayah rawan secara detail, mencakup jalur padat kendaraan, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, hingga kawasan wisata yang diperkirakan menjadi titik keramaian selama libur panjang.
AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa pola pengamanan harus mengedepankan pendekatan humanis, dengan kehadiran polisi yang tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif dan persuasif.
Menurutnya, kehadiran anggota Polri di lapangan harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini melalui deteksi dan respons cepat.
Selain kesiapan sumber daya manusia, Kapolres Pasaman Barat juga menyoroti pentingnya dukungan sarana dan prasarana, khususnya optimalisasi command center, sistem komunikasi, dan mekanisme pelaporan situasi.
Ia menegaskan bahwa sistem pengendalian dan pemantauan harus berfungsi maksimal agar setiap dinamika di lapangan dapat dipantau secara real time dan ditindaklanjuti secara akurat.
Sinergi lintas sektor juga menjadi perhatian serius, dengan Kapolres menekankan pentingnya kerja terpadu bersama TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya dalam pengamanan Nataru.
Menurut AKBP Agung Tribawanto, pengamanan akhir tahun akan berjalan efektif apabila seluruh unsur bergerak seirama, saling mendukung, dan mengedepankan kepentingan masyarakat.
Kepada awak media, Kapolres Pasaman Barat menegaskan komitmennya bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi seluruh warga.
Dengan kepemimpinan yang tegas dan terukur, Polres Pasaman Barat optimistis mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan terkendali selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
# HP




Tidak ada komentar:
Posting Komentar