TRIMATRANews | Pasaman (SUMBAR) — Pemerintah Kabupaten Pasaman terus mematangkan proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 yang kini telah memasuki hari ketiga pelaksanaan. Tahapan seleksi semakin mengerucut dengan digelarnya tes samapta yang diikuti puluhan siswa terbaik dari berbagai sekolah di daerah tersebut.
Kehadiran langsung Bupati Pasaman Welly Suhery bersama Wakil Bupati Parulian menjadi suntikan semangat tersendiri bagi para peserta. Keduanya tampak menyapa, memantau, sekaligus memberikan motivasi kepada siswa yang tengah berjuang melalui setiap tahapan seleksi yang ketat.
Dalam arahannya, Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa para peserta yang mengikuti seleksi bukanlah siswa biasa. Mereka merupakan calon-calon terbaik yang membawa nama baik sekolah serta memiliki potensi menjadi kebanggaan daerah.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukan hanya soal kemampuan fisik, tetapi juga menyangkut karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa. Ia menilai proses seleksi ini adalah bagian penting dalam membentuk kepribadian siswa.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental selama mengikuti tahapan seleksi. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan, tetapi juga kesiapan tubuh dan pikiran.
Para peserta diminta untuk menjaga pola makan, istirahat yang cukup, serta menerapkan gaya hidup sehat agar mampu menjalani setiap tahapan seleksi dengan optimal. Disiplin dalam menjaga diri disebut sebagai kunci utama untuk lolos hingga tahap akhir.
Tak hanya itu, perhatian Bupati juga tertuju pada kebiasaan generasi muda di era digital. Ia mengingatkan para siswa untuk bijak dalam menggunakan gadget agar tidak mengganggu fokus belajar dan latihan.
Menurutnya, penggunaan teknologi harus diarahkan pada hal-hal produktif yang dapat menunjang pengembangan diri, bukan justru menjadi penghambat dalam meraih prestasi.
Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda yang saat ini hidup di tengah derasnya arus informasi dan teknologi. Ia berharap para peserta mampu menempatkan diri secara bijak.
Sementara itu, proses seleksi Paskibraka tahun 2026 di Kabupaten Pasaman diikuti sebanyak 149 siswa pada tahap awal. Mereka berasal dari berbagai sekolah yang telah melalui proses penjaringan di tingkat masing-masing.
Seiring berjalannya seleksi, jumlah peserta kini telah menyusut menjadi 70 orang. Mereka merupakan siswa-siswa yang berhasil melewati tahapan sebelumnya dan dinilai layak untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Dari total tersebut, nantinya akan dipilih 35 siswa terbaik untuk menjadi anggota Paskibraka tingkat kabupaten. Selain itu, empat peserta terbaik juga akan dipersiapkan untuk mewakili Pasaman di tingkat provinsi.
Seleksi ini dijadwalkan terus berlanjut dengan berbagai tahapan penilaian yang semakin ketat. Pemerintah daerah berharap seluruh proses berjalan objektif dan mampu menghasilkan putra-putri terbaik yang siap menjalankan tugas pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
# Andalusia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar