TRIMATRANews | Pasaman (SUMBAR) — Gelombang antusiasme masyarakat memadati Gedung Olahraga Tuanku Rao saat pelaksanaan Job Fair Pasaman 2026, Rabu (20/5/2026). Sejak pagi hari, ribuan pencari kerja dari berbagai kecamatan terlihat berbondong-bondong datang membawa berkas lamaran dan harapan baru untuk memperoleh pekerjaan yang layak.
Kegiatan yang menghadirkan sebanyak 20 perusahaan dari dalam maupun luar negeri tersebut menjadi salah satu agenda ketenagakerjaan terbesar yang pernah digelar di Kabupaten Pasaman. Pemerintah Kabupaten Pasaman menjadikan kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk memperluas akses kerja sekaligus menekan angka pengangguran terbuka di daerah.
Suasana di lokasi berlangsung sangat ramai namun tetap tertib. Para pencari kerja tampak antusias mendatangi stan perusahaan yang membuka lowongan di berbagai bidang, mulai dari industri manufaktur, perdagangan, perkebunan, jasa, hingga sektor pelayanan profesional yang saat ini membutuhkan banyak tenaga kerja muda dan terampil.
Tidak sedikit peserta yang datang sejak subuh demi mendapatkan kesempatan lebih awal menyerahkan dokumen lamaran. Banyak di antara mereka merupakan lulusan SMA, SMK, perguruan tinggi, hingga tenaga kerja berpengalaman yang berharap memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki.
Job Fair Pasaman 2026 juga menjadi momentum penting bagi generasi muda daerah untuk memperoleh akses langsung terhadap dunia kerja tanpa harus keluar daerah terlebih dahulu. Kehadiran perusahaan berskala nasional dan internasional dinilai membuka peluang baru bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Pasaman.
Acara pembukaan turut dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang, BP3MI, Kamar Dagang dan Industri Sumatera Barat, hingga para pelaku usaha dan pimpinan perusahaan peserta job fair.
Selain itu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga tampak hadir memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Di antaranya Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Hendi Arifin dan Kepala Kepolisian Resor Pasaman Muhammad Agus Hidayat.
Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Nelfri Asfandi, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman atas terselenggaranya kegiatan berskala besar tersebut. Menurutnya, keberhasilan menghadirkan 20 perusahaan dalam satu forum merupakan bukti keseriusan pemerintah daerah dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Ia menilai, upaya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung akan sangat membantu masyarakat, terutama para pemuda yang selama ini kesulitan memperoleh informasi lowongan pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan mereka.
“Saya dan seluruh anggota DPRD sangat mengapresiasi langkah cepat dan cerdas yang dilakukan Pemkab Pasaman. Menghadirkan 20 perusahaan dalam satu forum bukan perkara mudah. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah membuka jalan rezeki bagi masyarakat,” ujar Nelfri Asfandi.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh perusahaan yang ikut dalam kegiatan tersebut benar-benar memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal Pasaman yang memiliki kemampuan dan memenuhi syarat yang dibutuhkan perusahaan.
Menurutnya, masyarakat Pasaman memiliki potensi sumber daya manusia yang tidak kalah bersaing dengan daerah lain. Karena itu, peluang kerja yang tersedia harus mampu dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat daerah sendiri.
“Harapan kami, perusahaan benar-benar mengutamakan putra-putri daerah. Jangan sampai tenaga kerja lokal yang sudah memenuhi kompetensi justru tersisih. Anak-anak Pasaman harus mendapat kesempatan yang adil untuk berkembang dan bekerja,” tegasnya.
Nelfri juga memastikan DPRD akan terus mengawal proses pelaksanaan hingga tahap rekrutmen selesai agar seluruh tahapan berjalan transparan, adil, dan tidak merugikan masyarakat lokal yang berpotensi diterima bekerja.
Ia optimistis, apabila kegiatan tersebut berjalan maksimal dan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, maka dampaknya akan sangat signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Pasaman.
Penyerapan tenaga kerja yang tinggi diyakini akan meningkatkan daya beli masyarakat, mengurangi angka pengangguran, serta mempercepat perputaran ekonomi hingga ke tingkat nagari. Kondisi itu pada akhirnya diharapkan mampu mendorong lahirnya kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat Pasaman.
# Andalusia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar