Post Page Advertisement [Top]

 
TRIMATRANews | PASAMAN (SUMBAR) – Pemerintah Kabupaten Pasaman di bawah kepemimpinan Bupati Welly Suhery dan Wakil Bupati H. Parulian terus menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sektor pendidikan melalui pelaksanaan program Pendidikan Gratis dan Bantuan Seragam Gratis bagi peserta didik di seluruh wilayah Pasaman. Kebijakan tersebut menjadi bagian penting dari visi besar pembangunan sumber daya manusia menuju Pasaman Bangkit periode 2025–2030.

Di tengah tantangan efisiensi anggaran yang terjadi secara nasional, perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan justru semakin diperkuat. Program yang digagas pasangan Welly–Parulian itu tidak hanya dimaksudkan sebagai bantuan jangka pendek, tetapi dipandang sebagai investasi besar untuk masa depan generasi muda Pasaman.

Pemerintah daerah meyakini bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi. Karena itu, berbagai hambatan ekonomi yang selama ini menjadi kendala masyarakat untuk memperoleh pendidikan layak mulai dihapus secara bertahap melalui kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

Komitmen tersebut disampaikan dalam konferensi pers evaluasi satu tahun Program Unggulan Pasaman Bangkit yang digelar di Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman, Senin (18/5/2026). Kegiatan itu dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Muslim, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Asrial Arfandi Hasan, serta Ketua BAZNAS Pasaman Asnil M.
Dalam pemaparannya, Muslim menjelaskan bahwa program bantuan seragam sekolah gratis telah berjalan sejak tahun 2025 dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Pada tahap awal pelaksanaannya, bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai melalui kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Pasaman.

Sebanyak 5.111 peserta didik baru dari berbagai jenjang pendidikan disebut telah menerima manfaat bantuan tersebut sepanjang tahun 2025. Program itu dinilai sangat membantu masyarakat, terutama kalangan keluarga ekonomi menengah ke bawah yang selama ini terbebani biaya kebutuhan sekolah saat tahun ajaran baru dimulai.

Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasaman melakukan penyempurnaan mekanisme penyaluran bantuan agar lebih efektif dan tepat sasaran. Jika sebelumnya bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai, maka pada tahun ini bantuan akan disalurkan dalam bentuk pakaian seragam sekolah jadi yang siap digunakan oleh peserta didik baru jenjang SD dan SMP sederajat.

Pemerintah daerah juga telah menyiapkan alokasi anggaran khusus guna memastikan program berjalan maksimal. Tahun 2026 diperkirakan sekitar 11 ribu peserta didik baru akan menerima bantuan seragam gratis yang menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Pasaman, termasuk wilayah pelosok dan daerah terpencil.

Menurut Muslim, kehadiran program tersebut memberi dampak langsung terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Banyak orang tua siswa merasa sangat terbantu karena tidak lagi harus menyiapkan biaya besar untuk membeli perlengkapan sekolah anak-anak mereka pada awal tahun ajaran.

Selain program seragam gratis, Pemerintah Kabupaten Pasaman juga terus melanjutkan kebijakan Pendidikan Gratis yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Welly–Parulian. Program ini mencakup pembebasan biaya pendidikan bagi jenjang SMA, SMK, hingga SLB.

Tidak hanya sekolah negeri, kebijakan itu juga menjangkau lembaga pendidikan berbasis keagamaan dan sekolah swasta. Pemerintah daerah mengalokasikan dana hibah pendidikan gratis bagi Madrasah Aliyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Ibtidaiyah, SMA dan SMK swasta, termasuk pondok pesantren yang berada di bawah pembinaan Kementerian Agama maupun Dinas Pendidikan.

Untuk Tahun Anggaran 2026, mekanisme penyaluran bantuan pendidikan gratis telah disusun secara rinci agar tepat sasaran dan sesuai ketentuan administrasi. Penyaluran bagi sekolah negeri dilakukan melalui skema Bantuan Keuangan Khusus kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui koordinasi Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman.

Sementara itu, bantuan untuk lembaga pendidikan swasta dan berbasis keagamaan akan disalurkan melalui mekanisme dana hibah yang dianggarkan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Pasaman. Seluruh tahapan administrasi dan penyusunan dokumen pencairan anggaran kini terus dipersiapkan agar program berjalan lancar dan berkelanjutan.

Melalui kebijakan pendidikan gratis dan bantuan seragam gratis tersebut, pasangan Welly Suhery dan H. Parulian menegaskan arah pembangunan Kabupaten Pasaman yang berfokus pada peningkatan kualitas manusia. Pemerintah daerah berharap dalam 10 hingga 20 tahun mendatang, generasi muda Pasaman mampu tumbuh menjadi sumber daya unggul yang akan membawa daerah keluar dari ketertinggalan dan menuju masa depan yang lebih maju.

# Andalusia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

Segenap wartawan & wartawati, Komisaris serta pemimpin Redaksi Trimatranews turut berduka cita atas bencana erupsi gunung Merapi Sumbar






.




Selamat datang di Cp 085319070835