Kombes Pol Ahmad Basahil mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Padang, Sumatera Barat. Kepergiannya menjadi kabar kehilangan bagi institusi Polri, khususnya keluarga besar Polda Sumbar yang selama ini mengenal almarhum sebagai salah seorang pejabat utama di lingkungan kepolisian daerah tersebut.
Almarhum merupakan perwira menengah Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996. Perjalanan panjangnya sebagai anggota Polri telah membawanya menjalankan berbagai tugas dan tanggung jawab hingga dipercaya menduduki jabatan sebagai Kabidkum Polda Sumbar.
Kabar berpulangnya Kombes Pol Ahmad Basahil dengan cepat menyebar di kalangan personel kepolisian. Rasa kehilangan tidak hanya dirasakan oleh rekan kerja di lingkungan Polda Sumbar, tetapi juga oleh para sahabat yang telah melewati perjalanan pengabdian bersama sejak masa pendidikan di Akpol.
Bagi rekan-rekan satu angkatan, Ahmad Basahil bukan sekadar seorang perwira yang sama-sama mengabdikan diri kepada negara. Ia merupakan bagian dari keluarga besar Wira Satya 96, sebuah ikatan yang terbangun sejak mereka menempuh pendidikan kepolisian dan terus terjaga dalam perjalanan karier masing-masing.
Rasa kehilangan itu disampaikan Karorena Polda Sumbar Kombes Pol Deni Yuhasdi, S.H., S.I.K., yang juga merupakan perwakilan alumni Akpol 1996 sekaligus sesama pejabat utama Polda Sumbar. Bagi Deni Yuhasdi, kepergian Ahmad Basahil meninggalkan ruang kosong yang sulit digantikan.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Selamat jalan sahabat terbaikku, Kombes Pol Ahmad Basahil. Dedikasi, integritas, dan kebaikanmu selama bertugas serta kebersamaan kita sebagai keluarga besar Wira Satya 96 akan selalu kami kenang,” ujar Kombes Pol Deni Yuhasdi di Padang, Jumat (11/9/2026).
Dalam ungkapan dukanya, Deni juga mendoakan agar Ahmad Basahil memperoleh husnul khotimah dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan untuk menerima kepergian tersebut dengan ketabahan dan keikhlasan.
“Perjuanganmu telah usai, tunai sudah tugasmu untuk bangsa dan institusi,” lanjut Deni Yuhasdi. Kalimat tersebut menjadi gambaran tentang perjalanan seorang perwira yang telah menghabiskan sebagian besar masa pengabdiannya untuk menjalankan amanah sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Sementara itu, berdasarkan informasi dari pihak kerabat, jenazah Kombes Pol Ahmad Basahil direncanakan diterbangkan ke Palembang, Sumatera Selatan. Di kota tersebut, almarhum akan dimakamkan di kampung halamannya sebagai tempat peristirahatan terakhir.
Prosesi pemakaman almarhum diperkirakan dilaksanakan secara kedinasan sebagai bentuk penghormatan terakhir institusi Polri. Upacara tersebut sekaligus menjadi penghargaan atas perjalanan pengabdian dan dedikasi Ahmad Basahil selama menjalankan tugas sebagai anggota kepolisian.
Kepergian Kombes Pol Ahmad Basahil menyisakan duka bagi keluarga, sahabat, rekan satu angkatan, serta seluruh personel Polda Sumbar. Di tengah kesedihan itu, doa terus dipanjatkan agar almarhum memperoleh ampunan atas segala kekhilafan, diterima seluruh amal ibadahnya, dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Selamat jalan, Kombes Pol Ahmad Basahil. Jejak pengabdian yang telah ditorehkan selama bertugas akan menjadi bagian dari perjalanan panjang institusi Polri. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan tersebut.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar