Post Page Advertisement [Top]

 

TRIMATRANews | Padang (SUMBAR) — Aktivitas pembelajaran di SMA Negeri 5 Padang untuk sementara dialihkan ke sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kebijakan tersebut diberlakukan menyusul kondisi kabut asap yang dinilai dapat mengganggu aktivitas belajar mengajar secara tatap muka di lingkungan sekolah.


Kepala SMA Negeri 5 Padang, Walimukminin, M.Pd, mengatakan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh tersebut mengacu pada surat edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor 660/975/SE/BPBD-2026 tertanggal 7 September 2026.


Menurut Walimukminin, kebijakan tersebut mulai diterapkan pada Jumat, 11 September 2026. Pelaksanaan PJJ direncanakan berlangsung selama tiga hari sebagai langkah penyesuaian terhadap kondisi lingkungan yang sedang terjadi.


“Untuk sementara kegiatan pembelajaran dilakukan secara jarak jauh sesuai dengan surat edaran dari pemerintah provinsi,” kata Walimukminin saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Jumat (11/9/2026).


Peralihan metode pembelajaran ini dilakukan agar proses pendidikan tetap berjalan tanpa harus mengabaikan kondisi lingkungan yang dapat memengaruhi kenyamanan dan aktivitas siswa maupun tenaga pendidik.


Walimukminin menjelaskan, meski pembelajaran tidak dilakukan secara langsung di ruang kelas, kegiatan akademik tetap diupayakan berjalan sebagaimana mestinya. Para siswa tetap mengikuti proses belajar dari tempat masing-masing sesuai arahan yang diberikan pihak sekolah dan guru.


Kebijakan tersebut sekaligus menjadi bentuk respons sekolah terhadap arahan pemerintah daerah. SMA Negeri 5 Padang memilih mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan sambil memantau perkembangan kondisi kabut asap dalam beberapa hari ke depan.


Bagi pihak sekolah, keselamatan dan kondisi peserta didik menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menjalankan kegiatan pembelajaran. Karena itu, sistem jarak jauh dinilai menjadi pilihan sementara agar kegiatan pendidikan tetap berlangsung.


Walimukminin menegaskan bahwa perubahan pola belajar tersebut bukan berarti aktivitas pendidikan dihentikan. Sebaliknya, sekolah tetap memastikan komunikasi antara guru dan siswa berjalan sehingga materi pembelajaran dapat terus diberikan selama masa PJJ.


Guru juga diarahkan untuk menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi pelaksanaan jarak jauh. Dengan demikian, siswa tetap memiliki kegiatan akademik meskipun tidak hadir secara fisik di lingkungan sekolah.


Penerapan PJJ selama tiga hari ini nantinya akan mengikuti perkembangan situasi dan kebijakan pemerintah. Jika kondisi telah memungkinkan, kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dapat kembali dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.


Walimukminin berharap seluruh siswa dan orang tua dapat memahami kebijakan tersebut serta mendukung pelaksanaannya. Kerja sama antara sekolah dan keluarga dinilai penting agar proses belajar dari rumah tetap berjalan efektif.


Dengan diberlakukannya pembelajaran jarak jauh, SMA Negeri 5 Padang berupaya menjaga keberlangsungan pendidikan sekaligus menyesuaikan kegiatan sekolah dengan kondisi lingkungan. Untuk sementara, ruang kelas memang kosong, tetapi proses belajar tetap berjalan dari jarak jauh.


#Red|Hp

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

Segenap wartawan & wartawati, Komisaris serta pemimpin Redaksi Trimatranews turut berduka cita atas bencana erupsi gunung Merapi Sumbar






.




Selamat datang di Cp 085319070835